Selasa, 03 Desember 2013

Tokoh Karawitan Sunda
  1. Mang Koko
Koko Koswara, biasa dipanggil Mang Koko, (lahir di Indihiang, Tasikmalaya, 10 April 1917 – meninggal di Bandung, 4 Oktober 1985 pada umur 68 tahun) adalah seorang seniman Sunda. Ayahnya Ibrahim alias Sumarta, masih keturunan Sultan Banten (Sultan Hasanuddin). Ia mengikuti pendidikan sejak HIS (1932), MULO Pasundan (1935).

Bekerja sejak tahun 1937 berturut-turut di: Bale Pamulang Pasundan, Paguyuban Pasundan, De Javasche Bank; Surat Kabar Harian Cahaya, Harian Suara Merdeka, Jawatan Penerangan Provinsi Jawa Barat, guru yang kemudian menjadi Direktur Konservatori Karawitan Bandung (1961-1973); Dosen Luar Biasa di Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Bandung (sekarang Sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung), sampai ia wafat.

2. Hendarso / Darso
Hendarso atau lebih dikenal dengan Kang Darso (lahir di Bandung, Jawa Barat, 12 Agustus 1945 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 12 September 2011 pada umur 66 tahun)adalah penyanyi pop Sunda Indonesia. Ia mempunyai seorang istri pertama bernama Epong (almarhum), setelah istrinya meninggal  kemudian menikah dengan Lina Marlina. Darso memulai karir sebagai pemain bas pada grup musik Nada Karya dan Nada Kencana. Sempat bergabung dengan band milik Pusat Persenjataan Kavaleri Bandung. Ia berhenti terkena imbas peritiwa G 30 S/PKI.
Pada tahun 1968 beliau memulai lagi karirnya lagi bersama sang kakak Uko Hendarso menggarap musik dengan instrumen utama yaitu "calung" salah satu lagu yang diminati waktu itu "kiamat‘.
Atas arahan S. Hidayat Darso diajak untuk tampil pada RRI bersama grup Baskara Saba Desa. Di bawah Asmara Record memulai rekaman di atas pita kaset. beberapa lagu yang terkenal yaitu "kembang tanjung", "cangkurileung", dan "panineungan".
 Pada tahun 90-an nama Darso semakin populer setelah TVRI sering menampilkannya. Darso juga mulai menggunakan jenis instrumen lain seperti terompet dan organ jenis musik yang dirambah selain pop sunda juga dangdut. Lagu-lagu yang terkenal pada masa itu hingga kini yaitu "randa geulis", "maribaya", "dina amparan sajadah", "kabogoh jauh".
Pada tahun 2005 ia mendapat penghargaan dari Gubernur Jabar Danny Setiawan berupa Anugrah Musik Jabar 2005 dan pada tahun 2009 ia mendapat juga penghargaan dari Walikota Bandung Dada Rosada berupa Anugrah Budaya Kota Bandung 2009.
Ia meninggal dunia pada Senin, 12 September 2011. Darso diduga meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Daerah Soreang, Jawa Barat, siang tadi. Penyebab kematiannya belum diketahui.
3. Nining Meida
  Nining Meida adalah penyanyi pop-Sunda Indonesia tahun 1980-an.Nining Meida banyak menyanyikan lagu-lagu ciptaan Nano S, seperti lagu Potret Manehna, Kalangkang, Anjeun, Tibelat, dan Rangrang
Panyawangan. Selain menyanyi, Nining juga membuka usaha berjualan parsel dengan cara menawarkan pada relasinya.
Macam-macam Bentuk Karawitan
Ada tiga macam bentuk, diantaranya :
1. Karawitan Sekar adalah jenis karawitan yang terbentuk melalui penyajian suara manusia (vokal). 

2. Karawitan Sekar Gending adalah bentuk karawitan yang terbentuk melalui penyajian alat musik/instrumen atau waditra.
3. Bentuk karawitan yang disajikan melalui perpaduan antar suara manusia (vokal) dengan alat musik/instrumen atau waditra.

Karawitan Sekar
Karawitan sekar terdiri atas :
  1. Sekar Tandak adalah sekar atau lagu yang terikat oleh wiletan atau birama, diantaranya :
- Lagu-lagu panambih tembang Sunda/Cianjuran.
- Lagu-lagu kawih Sunda atau lagu-lagu kepesindenan.
- Lagu-lagu pupuh sekar tandak.
  1. Sekar Irama Merdika adalah sekar atau lagu yang tidak terikat oleh wiletan atau birama, seperti :
- Lagu-lagu pupuh
- Lagu-lagu tembang Sunda/Cianjuran.
- Lagu-lagu pupuh sekar irama merdika.
Karawitan Gending
Yang termasuk jenis karawitan gending diantaranya :
  1. Lagu-lagu Degung Klasik yang instrumentalia seperti lagu :Ladrak, Pajajaran Kintel Bueuk, manintin Serang, Mayu Selas, dan lain-lain.
  2. Gending Wanda Anyar ; gending wanda anyar merupakan ciptaan komposisi gending baru yang diciptikan oleh H. Koko Koswara dan Nano, S. Gending wanda anyar biasanya memiliki tema, isi, dan tujuan.
  3. Kecapi suling (instrumentalia)
  4. Gambangan 
  5. Overture
  6. Gending karatagan pada acara pembukaan pertunjukan wayang golek.
Karawitan Sekar Gending
Jenis karawitan sekar gending, diantaranya :

  1. Lagu-lagu sekar gending, seperti lagu : Gerimis kasorenankeun, Gupay Lembur, Gupay Pileleuyan, Hujan Munggaran, dan lain-lain.
  2. Lagu-lagu sempal guyon kawih Sunda, seperti lagu :Kasenian, lagu Kareta Api, Lagu Berkat Katitih Mahal,dan lain-lain.
  3. Gending Karesmen : Gending Karesmen Si Kabayan, Lutung KasarungDayang Sumbi, gending Karesmen Pitaloka Citraresmi, dan lain-lain.

Pengertian Karawitan

Keragaman seni budaya nusantara merupakan pembentuk kebudayaan nasional. Kita ketahui bahwa salah satu bagian dari kebudayaan itu diantaranya kesenian. Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bawha kesenian daerah merupakan unsur penting dalam pembentuk kesenian nasional.
apabila diteliti secara seksama tentang kesenian daerah yang ada di Indonesia sangat beraneka ragam bentuk, hal ini merupakan salah satu diantaranya. Karawitan merupakan salah satu bentuk kesenian yang ada di indonesia, seperti kita kenal ada Karawitan Jawa, Karawitan Sunda, dan Karawitan Bali serta banyak lagi jenis-jenis karawitan lainnya.
Karawitan sunda mempunyai ciri tersendiri, pertumbuha, dan perkembangannya sangat dipengaruhi oleh keberadaan orang Sunda serta aspek sosial kehidupannya. Istilah karawitan dalam Bahasa Sunda merupakan istilah baru, tetapi cepat meluas sehingga istilah karawitan dianggap sebagai istilah yang telah baku dalam kesenian Sunda.
Pengertian yang telah memasyarakat tentang karawitan adalah seni suara daerah yang berpedoman pada laras Selog dan Salendro. Banyak juga pendapat-pendapat lain tentang karawitan, seperti pendapat para ahli karawitan (Pangrawit) Sunda. Yang perlu kita ketahui bawha istilah karawitan itu berasal dari Bahasa Jawa, mengingat sekitar kurang lebih tahun 1920, istilah karawitan dipergunakan pada sebuah kursus menabuh gamelan di Keraton Surakarta.